"Dengan ini, semua sandera telah dikembalikan dari Jalur Gaza," demikian isi pernyataan.
Pengumuman itu disampaikan sehari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan militernya akan membuka kembali perbatasan Rafah yang menghubungkan Gaza dan Mesir setelah pemulangan Gvili.
Namun belum diketahui pasti kapan Netanyahu akan memenuhi janji tersebut. Perbatasan Rafah seharusnya sudah dibuka Israel berdasarkan kesepakatan gencatan senjata yang berlaku pada 10 Oktober 2025. Namun sampai saat ini, Israel tak memenuhi janjinya.