Jenderal Iran Soleimani Dibunuh, Trump: AS Tak Ingin Perang dengan Iran

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela keputusannya yang memerintahkan pembunuhan terhadap komandan pasukan elite Quds, Garda Revolusi Iran (IRGC), Qasem Soleimani.

Trump mengatakan, Soleimani menjadi sasaran karena dia merencanakan penyerangan terhadap para diplomat AS.

“Soleimani merencanakan serangan segera dan menakutkan terhadap para diplomat dan personel militer AS, tapi kami menggagalkan dan menghentikannya,” kata Trump, dalam pernyataan di stasiun televisi, seperti dilaporkan AFP, Sabtu (4/1/2020).

Lebih lanjut Trump mengatakan, pembunuhan terhadap jenderal Soleimani bukan bermaksud untuk menggulingkan pemerintahan Iran.

AS, lanjut Trump, juga tak ingin berperang dengan Iran dan berusaha menurunkan tensi dan ketegangan di kawasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Internasional
3 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
3 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
4 jam lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Internasional
5 jam lalu

Iran Sudah Curiga Uni Emirat Arab Dukung Serangan AS-Israel sejak Awal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal