Jenderal Iran Soleimani Dibunuh, Trump: AS Tak Ingin Perang dengan Iran

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela keputusannya yang memerintahkan pembunuhan terhadap komandan pasukan elite Quds, Garda Revolusi Iran (IRGC), Qasem Soleimani.

Trump mengatakan, Soleimani menjadi sasaran karena dia merencanakan penyerangan terhadap para diplomat AS.

“Soleimani merencanakan serangan segera dan menakutkan terhadap para diplomat dan personel militer AS, tapi kami menggagalkan dan menghentikannya,” kata Trump, dalam pernyataan di stasiun televisi, seperti dilaporkan AFP, Sabtu (4/1/2020).

Lebih lanjut Trump mengatakan, pembunuhan terhadap jenderal Soleimani bukan bermaksud untuk menggulingkan pemerintahan Iran.

AS, lanjut Trump, juga tak ingin berperang dengan Iran dan berusaha menurunkan tensi dan ketegangan di kawasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Serang Iran Lagi, Klaim Hancurkan Fasilitas Rudal dan Drone

57 tahun lalu

Menlu Iran kepada Trump: Hormati Tanda Tangan Anda!

57 tahun lalu

Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?

57 tahun lalu

Iran Tembak Kapal Tanker di Selat Hormuz, AS Akan Balas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal