Jenderal Rusia Dipecat, Ungkap Pengkhianatan oleh Petinggi Militer Moskow

Ahmad Islamy Jamil
Mayor Jenderal Ivan Popov, pemimpin Tentara Gabungan ke-58 Rusia dalam operasi militer di Ukraina. (Foto: Twitter)

Popov mengatakan, dia pernah bercerita kepada atasannya tentang kematian tentara Rusia akibat serangan artileri Ukraina. Dia juga mengatakan bahwa pasukannya tidak memiliki sistem antirudal yang tepat dan peralatan untuk mengintai musuh.

Menurut dia, para pemimpin senior militer Rusia tampaknya merasakan ada semacam bahaya dari keterusterangannya tersebut. Karena itulah, mereka kemudian memecat Popov.

“(Mereka) dengan cepat mengarang perintah dari menteri pertahanan (Menhan Rusia Sergei Shoigu) hanya dalam satu hari dan menyingkirkan saya,” ucapnya.

“Tentara Ukraina tidak dapat menembus barisan kami di depan. Akan tetapi, pemimpin senior kami malah menyerang kami dari belakang, dengan kejam memenggal kepala para tentara pada saat yang paling sulit dan intens,” kata Popov.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

4 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

6 hari lalu

Tragis! 14 Tentara Kazakhstan Tewas saat Latihan Perang, Tersapu Gelombang Laut

6 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal