Jenderal Uni Emirat Arab Dipilih sebagai Presiden Interpol, Pegiat HAM Protes

Anton Suhartono
Ahmad Nasser Al Raisi (Foto: Anr.ae)

ISTANBUL, iNews.id - Interpol menunjuk pejabat kepolisian Uni Emirat Arab (UEA) Mayor Jenderal Ahmed Nasser Al Raisi sebagai presiden yang baru, Kamis (25/11/2021). Pemilihan Raisi yang digelar melalui sidang Majelis Umum di Istanbul, Turki, berlangsung meski ada kecaman dari para pegiat HAM. Pasalnya Raisi dituduh terlibat dalam kekerasan terhadap tahanan di penjara UEA.

Meski jabatan kepala Interpol hanya paruh waktu dan tidak mengawasi operasional harian, presiden tetap strategis karena memimpin rapat majelis dan komite eksekutif badan tersebut. Raisi akan menjabat presiden Interol untuk periode 4 tahun.

Organisasi HAM Human Rights Watch (HRW) dan Gulf Centre for Human Rights pada Mei lalu menyatakan, kepolisian UEA tidak menyelidiki tuduhan penyiksaan para tahanan oleh petugas. Ditegaskan, pemilihan Raisi akan membuat ragu komitmen Interpol dalam penegakan HAM.

HRW mengungkap, ratusan aktivis, akademisi, dan pengacara, menjalani hukuman penjara yang panjang di UEA. Proses persidangan mereka sering kali berlangsung secara tidak adil atas tuduhan yang juga tidak jelas. Namun UEA telah menolak tuduhan dengan menyebutnya salah dan tidak berdasar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
21 jam lalu

Megawati Hadiri Zayed Award Roundtable 2026 di UEA, Bertemu Banyak Tokoh Dunia

Buletin
2 hari lalu

Interpol Bergerak, Riza Chalid Terendus di Kawasan ASEAN

Nasional
3 hari lalu

Kejagung Endus Lokasi Riza Chalid, Siap Seret Sang Buronan ke Indonesia

Nasional
3 hari lalu

Kejagung: Riza Chalid Terindikasi Ada di Negara ASEAN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal