Jepang Berpotensi Diguncang Gempa Magnitudo 8 hingga 27 April, Warga Diminta Waspada

Anton Suhartono
Jepang mengaktifkan peringatan potensi gempa dahsyat setelah guncangan M7,4, Senin (20/4) (Foto: AP)

Guncangan gempa begitu kuat sehingga menggoyang gedung-gedung besar di Tokyo, ratusan kilometer dari titik pusat gempa.

Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana (FDMA) menyatakan, hingga Selasa (21/4/2026) pagi enam orang luka, dua di antaranya dalam kondisi serius.

Tidak ada laporan kebakaran atau kerusakan pada fasilitas penting.

Jepang mengeluarkan peringatan gelombang tsunami dengan ketinggian hingga 3 meter, namun peringatan itu dicabut beberapa jam setelah gelombang setinggi 80 cm menghantam pelabuhan Kuji, Iwate.

Jepang merupakan salah satu negara paling aktif secara seismik di dunia, terletak di atas empat lempeng tektonik utama di sepanjang tepi barat Cincin Api Pasifik.

Negara berpenduduk sekitar 125 juta jiwa itu mengalami sekitar 1.500 guncangan gempa setiap tahun, menyumbang sekitar 18 persen dari gempa bumi di dunia. Sebagian besar gempa bersifat ringan, meski kerusakan yang ditimbulkan bervariasi tergantung pada lokasi dan kedalaman di bawah permukaan bumi tempat gempa terjadi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Gempa M7,1 Jepang, Pencarian Dihentikan Korban Tewas 36 Orang

1 hari lalu

Napoli Mencekam usai Gempa Terkuat dalam 40 Tahun Terakhir, Picu Longsor hingga Bangunan Rusak

2 hari lalu

Gempa Terkini Magnitudo 5,1 Guncang Seram Bagian Timur Maluku

4 hari lalu

Gempa M7,1 Jepang Renggut 28 Nyawa, Korban Terbanyak di Mal dan Pabrik Kertas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal