Jepang dan Australia Teken Pakta Pertahanan, Modal untuk Hadapi Ancaman China?

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga (kanan) dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison saat berada di Tokyo, Selasa (17/11/2020). (Foto: AFP)

Ini akan menjadi perjanjian pertama Jepang yang mencakup kehadiran militer asing di wilayahnya sepanjang enam dekade terakhir. Pada 1960 Jepang meneken perjanjian yang memungkinkan Amerika Serikat menempatkan kapal perang, jet tempur, dan ribuan pasukannya di dalam dan sekitar Jepang sebagai bagian dari aliansi yang digambarkan Washington DC sebagai landasan keamanan regional.

“Kemitraan strategis khusus kami menjadi lebih kuat, khususnya karena hari ini kami telah mengambil langkah maju yang signifikan di Jepang dan Australia dalam mencapai kesepakatan prinsip tentang perjanjian pertahanan penting, Perjanjian Akses Timbal Balik,” kata Morrison.

Kedua negara telah merundingkan kesepakatan pertahanan selama enam tahun.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Prabowo Terima Telepon PM Albanese, Bahas Ekspor 250.000 Ton Urea ke Australia

Internasional
24 jam lalu

Jepang Berpotensi Diguncang Gempa Magnitudo 8 hingga 27 April, Warga Diminta Waspada

Internasional
1 hari lalu

Awas! Jepang Keluarkan Peringatan Potensi Gempa Dahsyat Pasca-Guncangan M7,4

Internasional
1 hari lalu

Filipina, AS dan Jepang Gelar Latihan Perang Besar-besaran Gunakan Rudal Canggih, China Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal