Jepang Sebut Gempa Bumi M7,3 Susulan dari Guncangan Dahsyat pada 2011

Djairan
Gempa bumi M7,3 di Fukushima, Jepang, merupakan kelanjutan dari guncangan dahsyat pada 2011 disertai tsunami yang menewaskan lebih dari 15.000 orang (Foto: Reuters)

TOKYO, iNews.id - Jepang diguncang gempa bumi kuat bermagnitudo 7,3 (sebagian menyebut 7,1) pada Sabtu malam lalu dengan titik pusat di Prefektur Fukushima. Guncangannya merusak rumah, gedung, sarana infrastruktur, serta membuat kereta cepat tak bisa beroperasi.

Gempa yang menyebabkan sedikitnya 100 orang luka tersebut terjadi hampir 10 tahun setelah Gempa Tohoku berkekuatan 9 Skala Richter yakni pada Maret 2011, yang titik pusatnya tak jauh dari kejadian pada Sabtu malam. 

Saat itu gempa memicu tsunami menewaskan lebih dari 15.000 orang serta merusak pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima.

Setelah gempa pada Sabtu malam, beberapa guncangan susulan dengan kekuatan skala 5 masih terjadi, bahkan diperkirakan terus berlangsung hingga sepekan. 

Badan Meteorologi Jepang menyatakan, gempa di lepas pantai Fukushima ini merupakan kelanjutan dari Gempa Tohoku 2011.

Temuan tersebut mungkin terdengar aneh, namun guncangan susulan dari gempa utama memang bisa terjadi selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun. Di daerah dengan aktivitas seismik rendah, gempa susulan dalam selang waktu beberapa tahun, bahkan hitungan dekade, akan lebih kentara.

Contohnya seperti di Christchurch, Selandia Baru, pada 2016. Gempa itu diketahui merupakan susulan dari guncangan besar pada 2010. Beberapa ilmuwan berpendapat, urutan gempa susulan serupa dapat bertahan selama berabad-abad di daerah seperti Amerika Serikat bagian timur dan Australia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Gempa Besar M6 Guncang Hokkaido Jepang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Internasional
2 hari lalu

Jepang Dilanda Kebakaran Hutan Dahsyat, Ribuan Orang Dievakuasi

Internasional
2 hari lalu

Rekor! Ikan Tuna Ini Terjual Rp55 Miliar dalam Lelang, Termahal di Dunia

Internasional
2 hari lalu

Kisah PM Jepang Takaichi Nyaris Kehabisan Makanan tapi Dilarang Belanja: Selesai Sudah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal