Jepang Umumkan 'Reiwa', Kata yang Menandai Era Baru Kekaisaran

Nathania Riris Michico
Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga, mengungkap kata yang menandai era baru kekaisaran Jepang. (FOTO: REUTERS)

TOKYO, iNews.id - Jepang mengumumkan bahwa kata 'Reiwa'—yang bermakna ketertiban dan harmoni—akan menjadi kata yang menandai era kekaisaran baru.

Era kekaisaran saat ini, yang disebut 'Heisei', akan berakhir pada bulan ini seiring dengan turun takhtanya Kaisar Akihito.

Kepala Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga, mengumumkan kata baru itu dengan mengusung papan bertuliskan huruf kanji. Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe kemudian menyampaikan pidato guna menjelaskan maknanya.

Nama baru itu terdiri dari dua karakter, yaitu "perintah" atau "memerintah" serta "perdamaian" atau "harmoni".

Setiap pemerintahan suatu kekaisaran, atau disebut dengan "gengo", memiliki nama. Nama itu digunakan sejalan dengan kalender Masehi untuk menghitung tahun - sehingga pilihan nama harus dipertimbangkan dengan matang.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

Menara Ikonik Jepang Tokyo Skytree Ditutup gegara Lift Rusak Jebak 20 Orang hingga 5,5 Jam

Nasional
16 hari lalu

DPR Setujui Hibah Kapal Patroli 1,9 Miliar Yen dari Jepang

Internasional
16 hari lalu

Helikopter Bawa Turis Jatuh di Kawah Gunung Berapi Jepang, 3 Jenazah Ditemukan

Internasional
17 hari lalu

Sanae Takaichi Kembali Terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal