Jeritan Hati TKI di Singapura yang Tak Bisa Mudik akibat Virus Corona

Anton Suhartono
Sri Sunarni (kanan) bersama majikannya Veronica Ng (Foto: The Straits Times)

"Kita harus tetap membuka pikiran. Saya bukan satu-satunya yang terpengaruh, semua orang juga berjuang. Jika saya kembali ke Indonesia, apakah saya dapat kembali ke Singapura? Saya masih membutuhkan pekerjaan ini di Singapura,” kata perempuan yang sudah 21 tahun bekerja di Singapura itu.

Pada awal April, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah meminta warga Indonesia di luar negeri untuk tidak mudik.

Dalam sebuah video yang di-posting di akun Facebook Kedutaan Besar Indonesia di Singapura, Ida mengatakan keselamatan dan kesehatan harus diutamakan

“Saya paham Anda rindu orangtua. Saya paham Anda ingin bertemu keluarga, tapi sekarang, keselamatan dan kesehatan Anda serta keluarga di atas segalanya,” tuturnya.

Saat ini sekitar 250.000 warga Indonesia tinggal dan bekerja di Singapura, termasuk 127.000 TKI yang pekerja sebagai asisten rumah tangga,

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Asap Karhutla Kalimantan Bisa Terbawa sampai Malaysia-Singapura

2 hari lalu

Kabut Asap dan Panas, Masjid-Masjid di Singapura Persingkat Pelaksanaan Salat Jumat

3 hari lalu

Asap Karhutla Ganggu Malaysia-Singapura, BNPB Minta Jangan Saling Menyalahkan

22 hari lalu

Mendagri Tito soal Biaya Sekolah Anak: di Jakarta Rp1,6 Juta, Singapura Rp600.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal