Jerman Bakal Jatuh ke Dalam Resesi yang Tajam jika Setop Impor Gas Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi resesi ekonomi. (Foto: Istimewa)

Bahkan tanpa boikot gas Rusia pun, perang di Ukraina sudah memperlambat pemulihan Jerman dari goncangan ekonomi akibat pandemi Covid. DIW dan kawan-kawan memangkas perkiraan mereka tentang pertumbuhan ekonomi Jerman pada 2022 menjadi 2,7 persen, dari yang tadinya dipatok sebesar 4,8 persen (berdasarkan prediksi yang dibuat pada Oktober lalu).

Pada saat yang sama, kelima lembaga itu menaikkan perkiraan mereka tentang pertumbuhan ekonomi Jerman 2023 menjadi 3,1 persen, dari yang tadinya cuma 1,9 persen. Akan tetapi, hal itu hanya bisa terjadi dalam skenario di mana impor energi dari Rusia terus berlanjut.

Sebelum Rusia memulai perangnya di Ukraina, sepertiga dari total impor minyak Jerman, 45 persen impor batu bara, dan 55 persen impor gasnya berasal dari Rusia.

Berlin sendiri sebenarnya sudah memulai langkah untuk mengurangi ketergantungan energi dari Rusia. Negeri panser itu mempercepat investasi dalam energi terbarukan dan membangun terminal gas alam cair (LNG) untuk mendiversifikasi pasokannya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 jam lalu

Senjata Robot Pembunuh Termasuk Drone Makin Canggih, PBB dan Palang Merah Desak Pembatasan

7 jam lalu

Warga Rusia Ditangkap karena Rekam Demo di Wamena, Imigrasi: Tak Sesuai Visa Wisata

1 hari lalu

Rusia Gandeng RI Kerja Sama Sektor Industri, Jajaki Teknologi Drone hingga Robot Bawah Air

5 hari lalu

Cerita Menteri Jerman Kagumi Toleransi Beragama di Indonesia: Kita Bisa Belajar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal