Jerman Putuskan Tak Ada Lockdown saat Natal, tapi...

Umaya Khusniah
Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterbach menggatakan tidak ada penguncian atau lockdown Natal. (Foto: Ist))

Panel penasihat ilmiah pemerintah dalam sebuah pernyataan pada Minggu (19/12/2021)  mengatakan, perlu untuk membatasi kontak antara orang-orang. Sementara data sejauh ini menunjukkan, booster saja tidak akan cukup untuk menahan penyebaran virus.

"Mengingat seberapa cepat dan luas penyebaran varian Omicron - dengan kasus Omicron berlipat ganda setiap 2-4 hari di Jerman saat ini, diperkirakan akan terjadi kelebihan beban rumah sakit," kata pernyataan itu.

Menurut data pada 17 Desember, hampir 70 persen populasi di Jerman telah divaksinasi penuh. Institut Robert Koch untuk penyakit menular juga melaporkan, pada hari Minggu ada 29.348 kasus baru dan 180 kematian akibat Covid-19.

Jumlah kasus harian baru meningkat secara signifikan pada Oktober dan November, tetapi perlahan-lahan turun sejak awal bulan Desember. 

Lauterbach mengulangi seruannya untuk mewajibkan vaksinasi. Kebijakan ini akan dibahas di parlemen awal tahun depan.

"Saya yakin kita bisa mengalahkan ini jika kita menutup kesenjangan dalam vaksinasi dengan  wajib vaksin. Itu keyakinan saya," kata Lauterbach.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Health
25 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
25 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
25 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Health
25 hari lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal