Jerman Terpanggang, Gelombang Panas Tewaskan 5.120 Orang

Anton Suhartono
Gelombang panas mengganas di Jerman merenggut 5.000 nyawa lebih (Foto: AP)

BERLIN, iNews.id - Gelombang panas mengganas di Jerman merenggut 5.000 nyawa lebih. Angka tersebut dihitung sejak awal musim panas hingga akhir Juni 2026 atau sekitar 2 bulan terakhir.

Data Institut Robert Koch (RKI) yang dirilis Kamis (9/7/2026) mengungkap, angka pastinya yakni 5.120 orang meninggal akibat sengatan panas.

Angka terbaru itu melampaui rata-rata tahunan, yakni sekitar 2.900 kematian terkait gelombang panas di Jerman sebagaimana tercatat antara 2023 hingga 2025. Laporan RKI didasarkan pada pemantauan catatan kematian dari Kantor Statistik Federal serta data Dinas Cuaca Jerman (DWD).

Menurut perkiraan RKI, kasus kematian terkait panas melonjak menjadi 4.310 orang selama seminggu, yakni periode 22 hingga 28 Juni. Pada periode itu, beberapa wilayah Jerman diselimuti suhu ekstrem hingga menembus 40 derajat Celsius.

Sementara itu pada periode April hingga 21 Juni, RKI memperkirakan 810 kematian terkait panas. Seorang juru bicara RKI mengatakan, dari angka tersebut, hampir seluruh kasus kematian terjadi selama pekan 15 hingga 21 Juni.

Kalangan lanjut usia paling terdampak. Sekitar 2.950 dari kasus kematian hingga 28 Juni menimpa mereka yang berusia 85 tahun ke atas. Sementara kalangan berusia 75 hingga 84 tahun sekitar 1.320 orang, 65 hingga 74 tahun sekitar 550 orang, dan di bawah 65 tahun sekitar 300 orang.

Sementara itu Layanan Cuaca Jerman mengungkap, Juni 2026 merupakan bulan terpanas kedua di negara itu setelah pada 2019.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan

57 tahun lalu

Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 

57 tahun lalu

Gelombang Panas Nyaris 40 Deajat Celsius, Jalanan Kota New York Meleleh

57 tahun lalu

2 Negara Ini Berlakukan Hari Libur Nasional setelah Kalahkan Jerman di Piala Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal