Jet-Jet Tempur Israel Kembali Bombardir Gaza, Warga Palestina Berguguran

Ahmad Islamy Jamil
Asap mengepul di Gaza menyusul serangan Israel, setelah gencatan senjata sementara antara Israel dan kelompok pejuang Palestina Hamas berakhir, seperti yang terlihat dari Israel Selatan, 1 Desember 2023. (Foto: Reuters)

“Apa yang tidak dicapai Israel selama lima puluh hari sebelum gencatan senjata, tidak akan bisa dicapai dengan melanjutkan agresinya pascagencatan senjata,” kata Anggota Biro Politik Hamas, Ezzat el-Rashq, seperti tertulis di situs web kelompok tersebut.

“Dengan ketabahan rakyat kami dan kepahlawanan perlawanan kami, kami menghadapi kejahatan musuh, dimulainya kembali agresi Nazi (Israel), dan penargetan warga sipil,” katanya.

Gencatan senjata selama tujuh hari, yang dimulai pada 24 November lalu dan sempat diperpanjang dua kali, adalah jeda perang pertama antara Hamas dan Israel sejak meningkatnya eskalasi konflik pada 7 Oktober lalu. Jeda tersebut memungkinkan terjadinya pertukaran tawanan Israel yang ditahan di Gaza dengan tahanan Palestina yang disekap zionis. Selain itu, gencatan senjata juga dapat memfasilitasi masuknya bantuan kemanusiaan ke wilayah kantong Palestina itu.

Sebanyak 80 perempuan dan anak-anak Israel telah dibebaskan Hamas dengan imbalan pembebasan 240 tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel. Semuanya tawanan Palestina adalah perempuan dan remaja. Selain itu, ada tambahan 25 tawanan warga negara asing—sebagian besar pekerja pertanian asal Thailand—juga dibebaskan berdasarkan kesepakatan paralel.

Para mediator telah berupaya untuk memperpanjang gencatan senjata antara kedua pihak, dengan menemukan formula agar pembebasan tawanan terus berlanjut. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Momen Prabowo Menangis Terharu, Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan ke Palestina

Buletin
11 jam lalu

Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas

Nasional
15 jam lalu

Di Hadapan Ulama, Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace jika Palestina Tak Diuntungkan

Internasional
1 hari lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal