Jika Jadi PM Malaysia, Anwar Ibrahim Janji Tetap Beri Mahathir Peran

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim (Foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Kepemimpinan Malaysia akan berganti dalam 1 atau 2 tahun tanpa melalui proses pemilihan umum (pemilu). Mahathir Mohamad akan menyerahkan jabatan perdana menteri (PM) kepada Anwar Ibrahim.

Sesuai kesepakatan sejak sebelum pemilu pada Mei 2018, jika koalisi Pakatan Harapan menang, Mahathir akan menyerahkan jabatan PM kepada Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu.

Anwar masih di penjara saat Pakatan Harapan memenangkan pemilu, sehingga koalisi sepakat menyerahkan posisi PM ke Mahathir.

Namun tak ada waktu yang definitif kapan estafet kepemimpinan berlangsung. Namun Mahathir pernah mengatakan dia masih menjadi PM dalam 2 tahun mendatang.

Sementara itu Anwar tampaknya sudah menyiapkan diri menggantikan Mahathir. Tokoh reformasi yang masuk-keluar penjara terkait tuduhan pelecehan seksual dan korupsi itu berjanji akan memberikan peran penting kepada Mahathir setelah tampuk kekuasaan berpindah tangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Dikaitkan dengan Predator Seks Epstein, Anwar Ibrahim: Sama Sekali Tak Ada Hubungan

Nasional
10 hari lalu

Penumpang WNA Whoosh Terus Melonjak, Terbanyak Negara Mana?

Internasional
10 hari lalu

Mahathir Mohamad Muncul ke Publik meski Masih Perawatan RS, Nyeruput Kopi di Mal

Nasional
15 hari lalu

Blak-blakan! Roy Suryo Bongkar Kepemilikan Mobil Mewah yang Dipakai Eggi Sudjana di Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal