Joe Biden Akan Rilis Laporan Intelijen soal Pembunuhan Khashoggi, Kemungkinan Sebut Nama Pangeran MBS

Anton Suhartono
Joe Biden (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah membaca laporan intelijen tentang pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018. Dia akan mengumumkannya pada Kamis (25/2/2021) waktu Washington DC.

Pernyataan itu disampaikan tak lama berselang setelah Biden mengatakan akan segera berbicara dengan Raja Salman melalui telepon.

Laporan intelijen CIA tersebut kemungkinan memasukkan nama Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) atas keterlibatannya dalam pembunuhan Khashoggi pada 2 Oktober 2018. Laporan versi rahasianya sebenarnya sudah diserahkan ke parlemen lebih dulu yakni pada masa pemerintahan Donald Trump.

Khashoggi dibunuh di kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul saat akan mengambil dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus pernikahannya dengan perempuan Turki. Tubuh kontributor di Washington Post berusia 59 tahun itu lalu dimutilasi. Keberadaan jasadnya belum terungkap hingga saat ini.

Empat sumber pejabat AS yang mengikuti perkembangan isu ini mengatakan kepada Reuters, Rabu (24/2/2021), pemerintahan Biden mendapati pangeran MBS menyetujui pembunuhan Khashoggi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Arab Saudi Temukan "Harta Karun" di Madinah, Apa Itu?

11 jam lalu

Ini Isi Pernyataan Lengkap Mufti Agung Arab Saudi Serukan Jihad Lawan Kelompok Houthi

1 hari lalu

Makkah Diserang, Mufti Agung Arab Saudi Keluarkan Seruan Jihad Lawan Kelompok Houthi

3 hari lalu

Kota Makkah Diserang, Raja Salman Sebut Houthi Teroris

4 hari lalu

Trump Batalkan Serang Houthi di Menit-Menit Terakhir, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal