Joe Biden Berkunjung ke Palestina, Apa Saja Hasilnya?

Anton Suhartono
Joe Biden bertemu dengan Mahmoud Abbas di Tepi Barat (Foto: Reuters)

YERUSALEM, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berkunjung ke Tepi Barat untuk bertemu Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Dalam kunjungan itu dia juga memberikan bantuan 100 juta dolar AS atau sekitar Rp1,5 triliun untuk rumah sakit di Yerusalem Timur, Jumat (15/7/2022). Biden menjanjikan paket bantuan keuangan dan teknis selama beberapa tahun.

Kunjungan Biden menawarkan usulan baru untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai Palestina-Israel yang terhenti sejak lama.

Para pengamat yakin Biden akan menegaskan kembali dukungannya terhadap solusi dua negara dalam pertemuan dengan Presiden Palestiba Mahmoud Abbas guna mengakhiri konflik yang sudah berlangsung puluhan tahun itu.

Seorang pejabat pemerintah AS mengatakan, posisi Biden sebenarnya bukan untuk menawarkan kembali sikap solusi dua negara, namun siap membantu untuk memfasilitasi jika kedua pihak mau duduk bersama lagi.

"(Ada) Kenyataan di lapangan yang sangat kami perhatikan sehingga kami tidak datang dengan rencana top-down, tapi selalu mengatakan jika kedua pihak siap untuk bicara, dan kami kira mereka harus melakukannya, kami akan berada di sana, tepat di samping mereka," kata pejabat senior yang meminta namanya tak dipublikasikan itu, dikutip dari Reuters.

Sikap pesimistis sempat disampaikan Palestina sebelum kunjungan Biden. Para pemimpin Palestina menyebut pemerintahan Biden memprioritaskan kunjungan tersebut dalam kerangka keamanan, yakni inetegrasi Israel dengan negara-negara Arab, bukan mengangkat soal perdamaian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Internasional
4 hari lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
4 hari lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Internasional
4 hari lalu

Mantan Menhan Israel Sebut Pemerintahan Netanyahu Tak Bisa Pengaruhi Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal