Joe Biden Didesak Mundur dari Pilpres AS, Kamala Harris Bakal Gantikan

Anton Suhartono
Kamala Harris disebut-sebut bakal menggantikan Joe Biden jika mundur dari pencalonan Pilpres AS 2024 (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Wakil Presiden Kamala Harris (59) akan menggantikan Joe Biden jika mundur dalam pencalonan Pilpres AS 2024. Desakan agar Biden mundur dalam pertarungan pilpres AS mengemuka setelah debat capres perdana pada 27 Juni lalu. Biden tampil tak meyakinkan, melawan kandidat dari Partai Republik, Donald Trump.

Harris kembali menjadi pasangan Biden dalam Pilpres AS 2024. Menurut tujuh sumber di tim kampanye Biden serta kalangan politisi senior Partai Demokrat, Harris merupakan sosok yang paling tepat untuk menggantikan pria 81 tahun itu. 

Kondisi kesehatan Biden memicu pertanyaan besar, bukan hanya dari rival politik, tapi juga para pemilih Partai Demokrat. Kondisi itu memicu gelombang kepanikan di internal Demokrat. Biden diaggap tak cukup sehat untuk menjalani masa jabatan kedua.

Beberapa tokoh berpengaruh Demokrat juga mengajukan alternatif selain Harris, seperti anggota kabinet dan Gubernur California Gavin Newsom, Gubernur Michigan Gretchen Whitmer, Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro. Namun Harris tetap kandidat paling kuat yang bisa menandingi Trump.

Hasil polling Reuters/Ipsos yang dirilis pada Selasa kemarin, Harris membuntuti Trump dengan selisih 1 poin persentase, yaitu 42 persen berbanding 43 persen. Harris masih bisa mengalahkan Biden karena margin of error polling tersebut plus-minus 3,5 persen.

Jika ditunjuk sebagai kandidat dari Demokrat, Harris akan mengambil alih dana yang dikumpulkan selama kampanye Biden serta mewarisi infrastruktur kampanye.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Iran Siap Perang Darat Lawan AS: Kami Akan Sambut Mereka!

Internasional
22 jam lalu

Iran Ditipu Fasilitas Energi Nuklirnya Diserang: AS-Israel Akan Bayar dengan Harga Mahal!

Buletin
2 hari lalu

Pesawat Militer AS Mobilisasi Pasukan Terjun Payung ke Timur Tengah, Sinyal Serangan Darat ke Iran Menguat

Internasional
2 hari lalu

Trump Tunda Lagi Serang Fasilitas Energi Iran: Mereka Minta 7, Saya Kasih 10 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal