Joe Biden Keceplosan Sebut Perjanjian Nuklir Iran Telah Mati, Gedung Putih Meluruskan

Anton Suhartono
Joe Biden (Foto: Reuters)

JCPOA diteken pada 2015 di masa pemerintahan Presiden Barack Obama. Saat itu Biden menjadi wakil presiden AS. Perjanjian diteken antara lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB, yakni China, Rusia, Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis, ditambah Jerman dengan Iran.

Isinya mengatur pengendalian secara ketat program nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi PBB. Namun AS, di bawah pemerintahan Donald Trump, menarik diri secara sepihak dari JCPOA pada 2018, disertai dengan menjatuhkan sanksi terbaru terhadap Iran. Sejak itu Iran memulai pengayaan uranium pada level melebihi ambang batas sesuai kesepakatan. Bahkan para ahli yakin level pengayaan yang dilakukan Iran sedikit lagi bisa menghasilkan senjata nuklir.

Setelah Biden berkuasa lagi, AS berusaha menghidupkan kembali JCPOA namun negosiasi sejauh ini belum membuahkan hasil.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 menit lalu

Jenderal Kepala Staf Gabungan AS Remehkan Iran: Tak Setangguh yang Diperkirakan

Internasional
3 jam lalu

Siap Perang Panjang, Iran Tutup Pintu Negosiasi dengan AS

Nasional
7 jam lalu

Konflik Timur Tengah Memanas, 22 WNI dari Iran Tiba di Tanah Air

Nasional
8 jam lalu

Proses Evakuasi WNI di Iran Mencekam, Ngeri 10 Rudal Melintas di Atas KBRI Teheran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal