Joe Biden Sebut Pasukan AS Akan Bela Taiwan, Gedung Putih: Pernyataan Pribadi

Anton Suhartono
Kurt Campbell (Foto: Reuters)

Sebenarnya ini pernyataan Biden kedua bahwa AS akan membela Taiwan dengan kekuatan militer jika wilayah itu diserang China. Namun kali ini disertai dengan pengerahan pasukan. Pernyataan tersebut disebut melanggar kebijakan lama AS yang masih mengakui Taiwan sebagai bagian dari China atau dikenal dengan Satu China. AS sejak lama terjebak pada kebijakan ambigu soal Taiwan. 

Biden lalu menegaskan, kasus Taiwan berbeda dengan Ukraina. Jika di Ukraina AS mengirim bantuan persenjataan, maka untuk Taiwan pasukannya yang akan dikerahkan.

Di sisi lain, dalam wawancara itu Biden menegaskan kembali bahwa AS tetap berkomitmen pada kebijakan Satu China, yakni mengakui Beijing secara resmi, bukan Taipei. Dia juga menggarisbawahi bahwa AS tidak mendorong Taiwan untuk merdeka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Terungkap! Trump Belum Mau Serang Iran, Israel yang Ngotot

Internasional
4 jam lalu

Nah, Elon Musk Sebut Perang Saudara di AS Telah Pecah

Internasional
6 jam lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Internasional
6 jam lalu

Iran Bersedia Negosiasi Nuklir dengan AS atas Permintaan Negara-Negara Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal