Joe Biden Ungkap Pembicaraan Telepon dengan Raja Salman, Beri Sinyal soal Pangeran MBS

Anton Suhartono
Joe Biden (Foto: Reuters)

Pada Jumat waktu Washington DC, AS merilis laporan intelijen yang mengungkap keterlibatan putra Raja Salman, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di kantor konsulat Saudi, Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018.

MBS disebut menyetujui operasi penangkapan atau pembunuhan Khashoggi. Badan intelijen AS menggunakan dasar penilaiannya atas fakta bahwa MBS bertanggung jawab atas pengambilan keputusan serta dukungannya untuk menggunakan tindakan kekerasan dalam membungkam para pembangkang di luar negeri, termasuk Khashoggi.

"Sejak 2017, Putra Mahkota memiliki kendali mutlak atas lembaga keamanan dan intelijen Kerajaan, sehingga sangat tidak mungkin pejabat Saudi akan melakukan operasi seperti ini tanpa seizinnya," bunyi laporan.

Kementerian Luar Negeri Saudi langsung menolak laporan itu dengan menyebutnya salah dan tidak bisa diterima.

Laporan intelijen yang disampaikan ke Kongres AS itu menggunakan kesimpulan yang tidak bisa dibenarkan dan tidak akurat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

3 hari lalu

Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Riyadh Saudi, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan

3 hari lalu

Dewan Keamanan PBB Kecam Serangan Houthi ke Arab Saudi

3 hari lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal