Jumlah Perempuan Muda yang Bunuh Diri Semakin Meningkat di India

Nathania Riris Michico
Tingkat bunuh diri di kalangan perempuan muda yang menikah di India digambarkan sebagai krisis kesehatan publik. (Foto: Flickr/Jean-Etienne Minh-Duy Poirrier)

"Ini bertalian dengan faktor patriarki dan juga tingkat tekanan dan tidak adanya kebebasan bagi perempuan dalam situasi pernikahan."

Professor Peter Mayer dari University of Adelaide, seorang pakar mengenai bunuh diri di India, menyebut femomena ini sebagai "desperate housewives".

"Meski angka bunuh diri perempuan sudah menurun sejak 1990, namun dua dari lima tindak bunuh diri di dunia ini terjadi di India, sehingga menjadikannya 'krisis kesehatan publik' di sana," kata Mayer.

Banyak dari yang bunuh diri merupakan perempuan muda yang datang dari India ke Australia dengan pernikahan yang dijodohkan, dan tiba dengan 'mimpi adanya kebebasan' namun menemukan kemudian suami mereka malah sangat mengatur.'

"Mereka melawan karena permintaan adanya mahar atau penguasaan gaji istri, dan ketika para perempuan ini melawan akibatnya adalah kekerasan dalam rumah tangga," katanya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Agrinas: Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Anggaran Rp46,5 Triliun

Internasional
7 hari lalu

Pesawat Ambulans Udara Bawa 7 Orang termasuk Pasien Jatuh

Nasional
8 hari lalu

Purbaya Ungkap Impor 105.000 Pikap untuk Kopdes Pakai Dana Desa, Tak Bebani Fiskal

Nasional
8 hari lalu

Respons Agrinas Diminta Tunda Impor 105.000 Pikap dari India: Kami Taat Perintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal