Junta Militer Myanmar Sewa Jasa Pelobi Yahudi Kanada untuk Bujuk AS

Antara
Para pendemo penolak kudeta di Myanmar menuntut pembebasan Aung San Suu Kyi. (Foto: Reuters)

“Sangat tidak masuk akal bahwa dia (Ben-Menashe) bisa meyakinkan Amerika Serikat tentang narasi yang dia usulkan,” kata Direktur Advokasi Asia di Human Rights Watch (HRW), John Sifton.

Dokumen lain yang diserahkan oleh Ben-Menashe menunjukkan bahwa perjanjian telah disepakati dengan menteri pertahanan Myanmar yang ditunjuk junta, Jenderal Mya Tun Oo. Dijelaskan pula bahwa pemerintah junta akan membayar perusahaan Dickens & Madson Canada sebesar 2 juta dolar AS.

Mya Tun Oo dan sejumlah jenderal lainnya Myanmar telah diberi sanksi oleh Departemen Keuangan AS dan Pemerintah Kanada, sehingga dokumen itu menyebutkan bahwa pembayaran akan dilakukan “jika diizinkan secara hukum”.

Sejumlah pengacara mengatakan kepada Reuters bahwa Ben-Menashe bisa jadi melanggar aturan sanksi terhadap Myanmar.

“Sepanjang dia memberikan layanan kepada pihak-pihak yang terkena sanksi dari Amerika Serikat tanpa izin, itu akan tampak sebagai pelanggaran hukum AS,” kata mantan penasihat senior tentang sanksi di Departemen Keuangan AS, Peter Kucik.

Sementara, Departemen Keuangan AS menolak berkomentar ihwal tersebut.

Lebih dari 60 pengunjuk rasa telah tewas dan 1.900 orang ditangkapi sejak 1 Februari sejak para jenderal Myanmar merebut kekuasaan dan menahan para pemimpin sipil termasuk pemimpin terpilih, Aung San Suu Kyi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Internasional
17 jam lalu

Negara-Negara Teluk Marah ke AS usai Wilayahnya Digempur Drone Iran Tanpa Peringatan

Internasional
19 jam lalu

Baru 100 Jam Serang Iran, Biaya Perang AS sudah Tembus Rp60 Triliun

Nasional
23 jam lalu

Jokowi Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Mantan Presiden dan Wapres, Bahas 2 Hal Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal