Jurnalis Filipina Tewas Ditembak, Pernah Lolos dari Maut karena Pura-Pura Mati

Anton Suhartono
Jurnalis di Filipina tewas diberondong tembakan di depan rumahnya (Foto: AFP)

"Kematiannya merupakan tuntutan atas bualan kosong pemerintah bahwa kebebasan pers masih hidup dan sehat di negara ini," demikian pernyataan NUJP.

Dilanjutkan, Maganes selamat dari penembakan pada 2016 dengan berpura-pura mati setelah terkena peluru.

Saat itu pelaku meninggalkan catatan di tempat kejadian, berisi, "Saya seorang pengedar narkoba, jangan saingi saya."

Pesan seperti itu biasa ditinggalkan di lokasi kejadian pembunuhan oleh pelaku sejak kampanye pemerintah memerangi kejahatan narkoba.

Filipina merupakan salah satu negara paling berbahaya di dunia bagi jurnalis dan sebagian besar pembunuhnya belum ditangkap.

Komite Perlindungan Jurnalis yang berbasis di New York mengatakan, Filipina berada di urutan ketujuh dalam Indeks Impunitas Global.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Polisi Buru Bandar Besar Pemasok Narkoba ke Kampung Ambon dan Boncos

2 hari lalu

Bareskrim Gerebek 9 Sarang Narkoba di Sumut, Tangkap 36 Orang

3 hari lalu

Sadis, Pria di AS Tembak Mati 7 Anggota Keluarga termasuk Perempuan Hamil dan 2 Anak

3 hari lalu

Cerita Pramono Ditanya Wali Kota New York Zohran Mamdani soal Transportasi: Kesempatan Buat Sombong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal