Jurnalis The Washington Post Hilang, Saudi Terancam Sanksi AS

Nathania Riris Michico
Jamal Khashoggi, jurnalis Saudi pengkritik rezim kerajaan hilang misterius. (Foto: AFP)

Beberapa senator yang menuntut penyelidikan itu antara lain, Bob Corker (Republik-Tennessee) dan Bob Menendez (Demokrat-New Jersey), yang merupakan ketua dan anggota Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS. Kemudian, Lindsey Graham (Republik-South Carolina) dan Patrick Leahy (Demokrat-Vermont), Ketua dan anggota Subkomite Alokasi untuk Negara, Operasi Luar Negeri, dan Program Terkait.

Mereka mengirim surat kepada Presiden Donald Trump pada Rabu (10/10/2018) menuntut penyelidikan hilangnya Khashoggi di bawah Global Magnitsky Human Rights Accountability Act (UU Akuntabilitas Hak Asasi Manusia Magnitsky Global).

Surat tersebut juga dipublikasikan Senator Patrick Leahy di Twitter pada Kamis (11/10/2018).

Global Magnitsky Human Rights Accountability Act, yang disahkan pada 2016, mengharuskan Gedung Putih meluncurkan penyelidikan terhadap pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di mana pun di bumi ini jika diminta oleh komite Hubungan Luar Negeri Senat.

"Dalam UU ini Pemerintah AS diberi batas waktu 120 hari untuk mengirimkan laporan dan memutuskan menjatuhkan sanksi pada pihak asing, orang atau kelompok yang bertanggung jawab atas pembunuhan di luar proses hukum, penyiksaan, atau pelanggaran berat lainnya terhadap hak asasi manusia yang diakui secara internasional terhadap seseorang yang menjalankan kebebasan berekspresi," demikian bunyi surat para senator untuk Trump, seperti dilaporkan Reuters.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

RI Resmi Punya Hotel di Makkah, Jadi Kampung Haji di Saudi 

Internasional
15 jam lalu

Jet-Jet Tempur Saudi Gempur Yaman, Rebut Kembali Hadhramaut dan Al Mahra dari Pemberontak

Nasional
2 hari lalu

Cadangan Minyak Venezuela Kalahkan Saudi hingga Iran, Segini Jumlahnya

Internasional
3 hari lalu

Saudi Larang Fasilitas Umum termasuk Masjid Diberi Nama Raja dan Pemimpin Negara Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal