Media Negeri Paman Sam lainnya, Bloomberg, juga mengangkat laporan bahwa Habibe merupakan presiden yang
mampu mengendalikan Indonesia saat negara mengalami krisis ekonomi di era 1990-an akhir.
"Seorang insinyur aeronautika, Habibie menjadi presiden setelah jatuhnya diktator Soeharto pada 1998. Dia menjabat selama kurang dari 2 tahun dan akan dikenang sebagai sosok yang mampu menstabilkan mata uang negara selama krisis keuangan," bunyi laporan Bloomberg.
Media Australia ABC News membuat laporan meninggalnya Habibie. Menukil laporan Associated Press, ABC News menginformasikan bahwa sosok peletak reformasi politik itu meninggal di usia 83 tahun.