Kakek Palestina Berusia 80 Tahun Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat usai Ditangkap Israel

Ahmad Islamy Jamil
Kakek Palestina berusia 80 tahun, Omar Abdalmajeed As'ad, ditemukan tewas dengan tangan terikat di Tepi Barat, Rabu (12/1/2022). (Foto: Reuters)

Keluarga As'ad menunda pemakamannya hingga Kamis (13/1/2022) ini untuk memungkinkan pemeriksaan jenazah korban. Seorang dokter di Tepi Barat, Islam Abu Zaher, mengaku telah mencoba menyadarkan As'ad tetapi tidak menemukan denyut nadi korban. Dia mengatakan, tidak ada tanda-tanda cedera yang jelas dan penyebab kematiannya juga masih belum diketahui.

“Ada kemungkinan dia mengalami serangan jantung atau semacam kepanikan,” kata Abu Zaher kepada Reuters

Menurut catatannya, As'ad sebelumnya memang pernah menjalani operasi jantung terbuka dan kateterisasi jantung. “Kami masih perlu melakukan otopsi,” ujarnya.

Kepala Dewan Desa Jiljilya, Fouad Qattoum menuturkan, pada saat kejadian, As'ad sedang menuju pulang ke rumahnya setelah sang kakek mengunjungi kerabatnya. Tiba-tiba, tentara Israel menghentikan mobilnya, mengikat tangannya, menutup matanya, dan membawa pria lansia itu pergi ke sebuah bangunan yang masih dalam tahap konstruksi. 

Seorang penduduk desa lainnya mengatakan, dia melihat tentara Israel berjalan pergi dari As'ad sekitar pukul 3 pagi.

Seorang penjual sayur bernama Mamdouh Elaboud (55) mengatakan, jenazah As'ad ditemukan lebih dari satu jam kemudian. Elaboud juga sempat ditahan selama 20 menit oleh tentara zionis, namun dibebaskan kemudian.

“Setelah tentara (Israel) pergi, kami melihat seseorang tergeletak di tanah,” kata Elaboud.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Garda Revolusi Iran Berjanji Bunuh Netanyahu: Akan Kami Buru!

Kuliner
10 jam lalu

Luke J Lindberg Puas dengan Hidangan di Grand Final MasterChef Indonesia Season 13

Internasional
13 jam lalu

AS Kirim Ribuan Marinir ke Dekat Iran, Siap Perang Darat

Internasional
14 jam lalu

Iran Bakal Serang Kantor Perusahaan-Perusahaan AS di Timur Tengah, Ingatkan Warga Menjauh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal