Sebelum jadi jaksa, Harris juga sempat menjadi pengacara. Pada akhir 2016, dia terpilih menjadi Senat dan mulai menjadi perhatian publik atas setiap pertanyaan sulitnya kepada pejabat administrasi Donald Trump selama sesi dengar pendapat kongres.
Pernah Gagal sebagai Calon Presiden
Sebelum mendampingi Joe Biden, Harris sebenarnya pesaingnya dalam konvensi pemilihan presiden dari Partai Demokrat. Namun dia mundur di tengah jalan, salah satunya karena alasan dana.
Sempat bertentangan dengan Biden, pamor Harris menurun di kalangan para pendukung Partai Demokrat pada 2019. Dia pun memutuskan mundur dari pencalonan pada Desember 2019, meski akhirnya pada Maret 2020 memutuskan mendukung Biden.
Kejutkan Banyak Pihak Jadi Cawapres
Biden menunjuk Harris pada Agustus 2020 sebagai pendampingnya dalam Pilpres AS 2020. Harris menyingkirkan tujuh kandidat kuat pendamping Biden yang semuanya juga perempuan, di antaranya Susan Rice, Elizabeth Warren dan Karen Bass.
Pemilihan Harris sangat mengejutkan banyak pihak. Bukan hanya karena menjadi perempuan kulit hitam pertama yang menduduki posisi wakil presiden, namun juga pernah melawan Biden dalam konvensi. Harris pernah berdebat sengit melawan Biden tentang isu ras.