Kanada Canangkan RUU yang Izinkan Eutanasia untuk Orang Tak Sakit Parah

Nathania Riris Michico
Ilustrasi pasangan lansia berpegangan tangan. (FOTO: AFP)

Hakim Christine Baudouin mengatakan persyaratan itu melanggar kehidupan, kebebasan, dan keamanan, dan dengan demikian tidak konstitusional.

Dia memihak penggugat, Nicole Gladu (74) dan Jean Truchon (51) dalam kasus yang terkenal di Kanada pada musim gugur lalu.

Kedua penggugat memiliki penyakit degeneratif yang memburuk ke titik di mana mereka telah kehilangan semua kemampuan mereka. Mereka mengalami penderitaan yang terus-menerus dan tidak dapat diperbaiki, menurut pengacara mereka Jean-Pierre Ménard.

Truchon menderita cerebral palsy dan Gladu mengalami sindrom post-polio. Keduanya menginginkan bantuan medis untuk mengakhiri hidup mereka.

Namun, para advokat bagi para penyandang disabilitas, termasuk Dewan Kanada untuk Penyandang Disabilitas, menyebut keputusan pengadilan mengirim pesan bahwa menjadi penyandang disabilitas adalah nasib yang lebih buruk daripada kematian.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Penembakan di Sekolah Kanada Tewaskan 8 Orang, Pelaku Remaja 18 Tahun Transgender

Internasional
5 hari lalu

Penembakan Brutal di SMP Tewaskan 9 Orang, PM Kanada Carney Batalkan Kunjungan ke Eropa

Internasional
5 hari lalu

Penembakan Brutal di SMP Kanada, 9 Orang Tewas

Internasional
10 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal