Kapal Bawa 14.000 Domba dan 2.000 Sapi Menuju Israel Telantar di Laut akibat Perang

Anton Suhartono
Ilustrasi kapal membawa 14.000 ekor domba dan 2.000 sapi terdampar di lepas pantai Australia (Foto: Reuters)

Sementara itu industri peternakan dan eksportir menyatakan hewan-hewan di kapal MV Bahijah dalam kondisi sehat. Meski demikian ada 
kekhawtiran karena suhu mendekati 40 derajat Celcius.

Anggota parlemen Fremantle, Australia, Josh Wilson, mengatakan cobaan yang dialami hewan-hewan tersebut menunjukkan ekspor ternak hidup sangat buruk. Fremantle merupakan wilayah tempat hewan-hewan itu dimuat.

“Apa yang sedang direncanakan adalah perjalanan 60 hari untuk 14.000 domba dengan kapal logam yang sangat panas dan berbau busuk,” katanya.

Kementerian Pertanian Australia menyatakan, tidak ada masalah kesehatan yang signifikan pada hewan ternak tersebut. Kementerian sedang bekerja sama dengan eksportir dan badan industri untuk memastikan standar biosekuriti dan kesejahteraan hewan tetap terjaga.

Israel merupakan pasar ternak bagi terbesar Australia. Sepanjang 3 bulan pertama 2023, Australia mengirim 86.100 ekor domba senilai 6,5 juta dolar AS atau sekitar Rp102,3 miliar dan 10.848 ekor sapi dengan nilai 14 juta dolar AS atau sekitar Rp220,5 miliar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 jam lalu

Nah, Dubes AS di Turki Dipanggil Pulang gara-gara Lawan Israel

23 jam lalu

Netanyahu Waswas Anaknya Jadi Target Pembunuhan Iran

23 jam lalu

Terungkap! Turis Israel Bikin Ulah di Kebun Binatang Thailand, Tak Bayar Tiket hingga Bunuh Satwa

1 hari lalu

Kebun Binatang di Thailand Laporkan Turis Israel ke Polisi, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal