Sebagai respons, Komando Pusat (Centcom) AS memperingatkan Iran untuk menggelar latihan tersebut dengan aman dan profesional serta menghindari perilaku yang bisa membahayakan kapal-kapal dagang atau armada angkatan lautnya dan sekutu.
Sebelumnya media Iran melaporkan rencana latihan perang gabungan dengan militer Rusia dan China pada pertengahan Februari mendatang. Latihan tersebut akan digelar di Samudera Hindia bagian utara.
Kantor berita Tasnim melaporkan, latihan "Sabuk Keamanan Maritim" tersebut merupakan edisi kedelapan yang akan menyatukan unit-unit AL dari ketiga negara.
Menurut Tasnim, latihan tersebut akan melibatkan unit dari angkatan laut (AL) reguler hingga IRGC.
Latihan "Sabuk Keamanan Maritim" pertama kali digelar pada 2019 atas inisiatif AL Iran. Sejak itu tujuh latihan telah digelar.