Kapan Gencatan Senjata Rusia-Ukraina? Trump: Terserah Putin

Anton Suhartono
Donald Trump menyebut gencatan senjata Rusia dan Ukraina terserah kepada Vladimir Putin (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengomentari soal alotnya perundingan gencatan senjata Rusia dan Ukraina. Bahkan Presiden Vladimir Putin mengabaikan ancaman Trump yang akan menjatuhkan sanksi kepada Rusia jika sampai Jumat (8/8/2025) tidak menyepakati gencatan senjata dengan Ukraina.

Namun sejauh ini tak ada tanda-tanda Trump benar-benar akan menjatuhkan sanksi baru kepada Rusia hari ini. 

Dalam keterangannya kepada wartawan di Gedung Putih, Kamis (7/8/2025), Trump mengatakan gencatan senjata Rusia dan Ukraina terserah kepada Putin.

"Itu terserah dia (Putin)," kata Trump, saat ditanya apakah tenggat waktu sanksi yang diberikannya kepada Rusia masih berlaku atau tidak, seperti dikutip dari Sputnik.

"Kita lihat saja nanti apa yang akan dia sampaikan. Itu terserah kepadanya. Sangat mengecewakan," ujarnya, melanjutkan.

Trump juga memastikan tidak akan ada pertemuan trilateral antara pemimpin ketiga negara, termasuk Ukraina, sebelum dia melakukan pertemuan dengan Putin.

"Mereka ingin bertemu saya dan saya akan melakukan apa pun yang saya bisa untuk menghentikan pembunuhan itu," kata Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Trump Ingin Pastikan Iran Tak Punya Senjata Nuklir

Nasional
12 jam lalu

Prabowo bakal Hadiri Rapat Perdana Dewan Perdamaian Bentukan Trump di AS 

Internasional
16 jam lalu

Trump Bakal Kirim Kapal Induk Lagi ke Timur Tengah: 1 Lagi Mungkin Menyusul!

Internasional
20 jam lalu

Iran Mulai Operasikan Rudal Balistik Khorramshahr-4, Peringatan untuk AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal