Karhutla Kian Tak Terkendali, 250.000 Warga Prancis dan Spanyol Mengungsi

Rizky Agustian
Karhutla di Prancis dan Spanyol memaksa lebih dari 250.000 orang mengungsi. (Foto: AP)

LEGE-CAP FERRET, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Prancis dan Spanyol memaksa lebih dari 250.000 orang mengungsi. Di Prancis, pemerintah mengerahkan pesawat angkut militer A400M yang dimodifikasi untuk menjatuhkan bahan penghambat api guna menekan penyebaran kobaran api di wilayah Gironde, dekat Kota Bordeaux.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prancis Laurent Nunez mengatakan, pesawat A400M akan bergabung dengan 18 pesawat dan helikopter yang telah lebih dulu dikerahkan untuk menjatuhkan air serta bahan penghambat api, dilansir dari AP, Sabtu (25/7/2026).

Kebakaran di wilayah Gironde diperkirakan masih akan berlangsung lama. Perubahan arah angin dari barat ke timur dikhawatirkan mendorong api semakin mendekati Bordeaux yang berjarak sekitar 30 kilometer dari titik kebakaran.

Untuk mengantisipasi penyebaran api, petugas pemadam kebakaran menggali parit dan menyebarkan bahan penghambat api. Pemerintah juga mengerahkan personel militer serta mendistribusikan 1,5 juta masker kepada warga sebagai perlindungan dari asap.

Pihak berwenang memerintahkan evakuasi warga yang berada di antara lokasi kebakaran dan Bordeaux, termasuk sebagian kawasan pinggiran barat kota serta sejumlah kota dan desa di sekitarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
6 hari lalu

Karhutla di Indonesia Capai 107.465 Hektare, Kalbar Paling Luas Terdampak

7 hari lalu

Karhutla Bengkalis Meluas Capai 80 Hektare, Water Bombing Dikerahkan Padamkan Api

11 hari lalu

Menhut Wanti-Wanti Anggaran Karhutla Harus Cermat: Hati-Hati Jangan Aji Mumpung

11 hari lalu

Hadapi Musim Kemarau Lebih Panjang, Menhut: Kalau Bisa Zero Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal