Kasus Aborsi Janin Perempuan Sangat Tinggi, India Janjikan Tunjangan bagi Orang Tua

Muhammad Fida Ul Haq
India mengalami masalah aborsi janin perempuan (Foto: Reuters)

NEWS DELHI, iNews.id -  Setidaknya 9 juta janin perempuan telah dibunuh di India antara tahun 2000 dan 2019, menurut perkiraan Pew Research Center. Sejumlah rencana tersmasuk tunjangan tinggi siap diberikan kepada orang tua untuk mencegah praktik itu.

Melansir dari Arab News, Sabtu (7/10/2023), negara bagian India utara Himachal Pradesh telah mengumumkan rencana skema tunjangan yang menawarkan Rp30 juta kepada orang tua dari anak perempuan. Tujuannya untuk memberantas praktik aborsi janin perempuan.

Praktik ini, meskipun dilarang, mengakibatkan penurunan rasio perempuan dibandingkan laki-laki. Data Kementerian Pengembangan Perempuan dan Anak-anak menunjukkan bahwa di Himachal Pradesh, rasio tersebut turun menjadi 932 per 1.000 pada tahun 2022-2023 dari 944 per 1.000 pada tahun 2020-21.

Rasio ini jauh di bawah rata-rata nasional yaitu 1.020 perempuan untuk setiap 1.000 laki-laki.

Untuk menghentikan tren ini, pemerintah negara bagian telah mengumumkan Skema Perlindungan Anak Perempuan Indira Gandhi, yang dinamai sesuai dengan perdana menteri perempuan pertama India.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

Terungkap, India "Lindungi" Kapal Perang Iran dari Serangan AS

Nasional
20 hari lalu

Agrinas: Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Anggaran Rp46,5 Triliun

Internasional
21 hari lalu

Pesawat Ambulans Udara Bawa 7 Orang termasuk Pasien Jatuh

Nasional
21 hari lalu

Purbaya Ungkap Impor 105.000 Pikap untuk Kopdes Pakai Dana Desa, Tak Bebani Fiskal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal