Kasus Corona di Dunia Tembus 9 Juta, WHO: Pandemi Masih Berakselerasi

Anton Suhartono
Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: AFP)

"Kita tidak bisa mengalahkan pandemi ini dalam kondisi dunia terpecah. Politisasi pandemi juga telah memperburuk kondisi,” ujar mantan menteri luar negeri dan kesehatan Ethiopia itu.

Negara-negara yang mengalami kasus besar umumnya mereka yang awalnya menganggap remeh wabah ini, salah satunya Brasil.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro berulang kali meremehkan ancaman virus, termasuk membandingkannya dengan flu biasa. Dia menilai dampak ekonomi dari lockdown akan lebih buruk daripada Covid-19.

Brasil merupakan negara kedua tertinggi dalam jumlah kasus dan kematioan akibat virus corona, di bawah AS.

Korban meninggal di negara itu sudah menembus 120.000 orang hingga Senin. Kondisi di Brasil diperparah dengan konflik kebijakan antara Bolsonaro dengan menterinya terkait lockdown dan penggunaan obat. Dua menteri kesehatan Brasil mundur dan dipecat selama wabah berlangsung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Eks Bos WHO Beberkan Fakta Mengkhawatirkan Wabah Ebola 2026, Dunia Harus Waspada!

Internasional
13 jam lalu

AS Tuduh WHO Telat Deteksi Ebola di Kongo, Renggut 100 Nyawa Lebih

Nasional
13 jam lalu

Pintu Masuk Indonesia Diperketat usai WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Global

Nasional
2 hari lalu

WHO Tetapkan Ebola Langka Tanpa Vaksin sebagai Darurat Global, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal