Kasus Covid-19 Melonjak, California Lockdown

Anton Suhartono
California menerapkan lockdown terkait lonjakan kasus Covid-19 (Foto: Reuters)

LOS ANGELES, iNews.id - Negara Bagian California, Amerika Serikat, mulai menerapkan lockdown, Minggu (6/12/2020) malam, terkait lonjakan infeksi virus corona. Lebih dari 23 juta warga di California Selatan terdampak penguncian total.

Ini akan menjadi lockdown paling keras yang diterapkan negara bagian dengan penduduk paling padat di AS itu.

Gubernur California Gavin Newsom memerintahkan lockdown di wilayahnya, namun penerapannya disesuaikan berdasarkan kondisi setiap daerah

Penerapan lockdown ini berlangsung saat rumah sakit mulai kewalahan menampung pasien di mana tempat tidur dan ruang ICU hampir penuh. Dia menyerukan agar bar, salon, toko, kembali ditutup.

Pada Minggu pukul 23.59 waktu setempat, daerah terdampak diharuskan menutup restoran, bahkan yang beroperasi di luar ruangan.

Newsom bahkan mengancam akan menahan dana kepada daerah yang menolak menerapkan lockdown.

Tindakan keras ini membuat sebagian warga California marah karena mereka sudah mengalami kesulitan selama 8 bulan sejak pandemi Covid-19, termasuk beberapa pejabat penegak hukum.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Tembus 1.000 Orang

Internasional
2 jam lalu

Nah, Tentara AS Didoktrin Perang Melawan Iran Jalan Menuju Armagedon Perang Akhir Zaman

Internasional
5 jam lalu

Terungkap, Serangan Drone terhadap Kedubes AS di Arab Saudi Incar Kantor CIA

Internasional
6 jam lalu

Menlu Rubio Sebut Alasan Sebenarnya AS Serang Iran: Khawatir Diserang Lebih Dulu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal