Kasus Covid-19 Melonjak, Inggris Akan Lockdown Nasional Lagi

Anton Suhartono
Boris Johnson akan mengumumkan pemberlakuan lockdown nasional terbaru di Inggris (Foto: AFP)

"Hasil pemodelan ilmuwan kita menunjukkan, kita bisa menyaksikan kasus kematian selama musim dingin ini dua kali lebih buruk atau lebih dibandingkan dengan gelombang pertama, kecuali kita bertindak sekarang," kata Johnson, dikutip dari Reuters, Senin (2/11/2020).

Inggris sejauh ini melaporkan 46.717 kasus kematian akibat Covid-19. Namun jika dihitung berdasarkan standar lebih luas termasuk orang yang meninggal dengan gejala, jumlah kasus kematian 58.925 orang.

Selama pemberlakuan lockdown terbaru, toko-toko yang menjual kebutuhan pokok, sekolah, dan universitas, tetap buka. Restoran hanya melayani pembelian take away. Pub dan tempat hiburan malam harus tutup.

Perjalanan keluar negeri juga dilarang kecuali untuk keperluan bisnis.

Anggota parlemen akan memberikan suara untuk menerapkan lockdown ini pada Rabu mendatang. Partai Buruh yang merupakan oposisi sudah mendukung usulan Johnson ini.

Menteri kabinet Michael Gove mengatakan, lockdown di Inggris dapat diperpanjang setelah 2 Desember jika kondisinya mengharuskan, namun tampaknya Johnson tidak menyetujuinya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

9 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

15 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

17 hari lalu

Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal