Kasus Covid-19 Melonjak, Penumpang KRL di Manila Dilarang Ngobrol

Anton Suhartono
Filipina terapkan larangan mengobrol bagi penumpang LRT dan MRT di Metro Manila untuk mencegah penyebaran virus corona (Foto: AFP)

MANILA, iNews.id - Otoritas transportasi Filipina melarang para penumpang kereta listrik di Metro Manila mengobrol, baik sesama penumpang maupun melalui perangkat teknologi.

Juru Bicara Otoritas Light Rail Transit (LRTA) Hernando Cabrera mengatakan, tujuan pemberlakuan aturan ini untuk mencegah penyebaran virus corona, di mana wilayah Manila mengalami lonjakan kasus sejak pelonggaran lockdown.

"Kami benar-benar menerapkan kebijakan larangan mengobrol," kata Cabrera, dikutip dari Xinhua, Sabtu (18/7/2020).

Aturan ini, lanjut dia, mencakup larangan bagi penumpang untuk berbicara melalui telepon seluler atau perangkat teknologi lainnya di dalam kereta yang beroperasi di Metro Manila.

Menurut Cabrera, jalur LRT-2 sudah menerapkan aturan larangan mengobrol ini. Kebijakan itu pertama kali diterapkan oleh Metro Rail Transit 3 (MRT-3).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
8 hari lalu

Listrik Padam di Jakarta Ganggu Perjalanan MRT dan LRT, Pramono: Jangan Terulang Kembali!

Megapolitan
11 hari lalu

Jakarta Jadi Kota Teraman Nomor 2 se-ASEAN, Ungguli Bangkok dan Manila

Health
19 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
19 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal