Kasus Rencana Pembunuhan Presiden Madagaskar, 6 Orang Ditangkap 

Umaya Khusniah
Presiden Madagaskar, Andry Rajoelina (44). (Foto: Reuters)

Kementerian Luar Negeri Prancis mengaku telah diberitahu tentang penangkapan warga negaranya. Orang yang ditangkap tersebut bisa mendapatkan bantuan konsuler jika mereka memintanya.

Meski demikian, seorang juru bicara militer Prancis masih enggan memberikan komentar.

Madagaskar memiliki sejarah kekerasan dan ketidakstabilan politik. Andry Rajoelina dilantik sebagai presiden pada 2019 setelah pemilihan yang diperjuangkan dengan keras dan tantangan pengadilan konstitusi dari saingannya.

Rajoelina pertama kali mengambil alih kekuasaan di bekas jajahan Prancis yang sangat miskin berpenduduk 26 juta orang itu dalam kudeta Maret 2009. Dia berhasil menyingkirkan Marc Ravalomanana.

Dia pun tetap memegang kendali sebagai kepala pemerintahan transisi hingga 2014. 

Dalam pemilihan 2019, Ravalomanana menantang Rajoelina dan kalah. Dia pun mengatakan pemungutan suara itu curang.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Satgas Damai Cartenz Tetapkan 7 Tersangka Pembakaran Pesawat AMA dan Pembunuhan Pilot AS di Yahukimo

57 tahun lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

57 tahun lalu

Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan

57 tahun lalu

Kylian Mbappe Balas Ejekan Rasis Anggota Parlemen Paraguay: Wanita Hina!

57 tahun lalu

Mencekam! Ledakan Guncang Dekat Hotel Tempat Macron Menginap di Damaskus Suriah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal