Kasus Rencana Pembunuhan Presiden Madagaskar, 6 Orang Ditangkap 

Umaya Khusniah
Presiden Madagaskar, Andry Rajoelina (44). (Foto: Reuters)

Kementerian Luar Negeri Prancis mengaku telah diberitahu tentang penangkapan warga negaranya. Orang yang ditangkap tersebut bisa mendapatkan bantuan konsuler jika mereka memintanya.

Meski demikian, seorang juru bicara militer Prancis masih enggan memberikan komentar.

Madagaskar memiliki sejarah kekerasan dan ketidakstabilan politik. Andry Rajoelina dilantik sebagai presiden pada 2019 setelah pemilihan yang diperjuangkan dengan keras dan tantangan pengadilan konstitusi dari saingannya.

Rajoelina pertama kali mengambil alih kekuasaan di bekas jajahan Prancis yang sangat miskin berpenduduk 26 juta orang itu dalam kudeta Maret 2009. Dia berhasil menyingkirkan Marc Ravalomanana.

Dia pun tetap memegang kendali sebagai kepala pemerintahan transisi hingga 2014. 

Dalam pemilihan 2019, Ravalomanana menantang Rajoelina dan kalah. Dia pun mengatakan pemungutan suara itu curang.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
19 jam lalu

Putin Kaget Rusia Dituduh Dalangi Demonstrasi Rusuh di Banyak Negara Eropa

24 jam lalu

Golkar Respons Gerindra soal Daftar 42 Menteri-Wamen Tak Optimal: Sepenuhnya Kewenangan Presiden

3 hari lalu

Demonstrasi Ratusan Ribu Orang di Prancis Rusuh Lagi, Toko Perhiasan Dirampok

3 hari lalu

Bentrokan di Paris Prancis kembali Pecah! Polisi Tembakkan Gas Air Mata

4 hari lalu

Prancis Tutup Museum-Museum Besar Termasuk Louvre, Cegah Dijarah saat Demo Besar-besaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal