Kasus Virus Corona di Arab Saudi Bisa Mencapai 200.000 dalam Beberapa Pekan

Anton Suhartono
Kasus virus corona di Arab Saudi diprediksi mencapai 10.000 sampai 200.000 dalam beberapa pekan (Foto: AFP)

Pada Senin Kerajaan memberlakukan larangan keluar rumah selama 24 jam di semua wilayah Kota Riyadh, Tabuk, Dammam, Dhahran, dan Hafouf. Kebijakan yang sama juga diterapkan di Kota Jeddah, Taif, Qatif, dan Al Khobar, berlaku sampai waktu yang belum ditentukan.

“Semua akses masuk dan keluar dari kota-kota itu dilarang,” kata sumber Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.

Pemerintah Arab Saudi sebelumnya telah memberlakukan perluasan jam malam menjadi larangan penuh keluar rumah selama 24 jam di Makkah dan Madinah, efektif sejak Kamis (2/4/2020).

Pengecualian jam malam masih berlaku bagi mereka yang bekerja di sektor publik dan swasta yang vital seperti polisi, tentara, dan awak media. Mereka yang bekerja di layanan kesehatan juga dikecualikan dari kebijakan pembatasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Kemenhaj Kawal Pemulangan Jemaah Umrah yang Tertahan di Arab Saudi

Internasional
2 hari lalu

Perang Meluas! AS Perintahkan Seluruh Diplomatnya Tinggalkan Arab Saudi

Health
5 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Internasional
6 hari lalu

Kilang Minyak Saudi Aramco Diserang Drone Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal