Kawanan Perampok Serang Desa, Curi Hampir 1 Ton Kotoran Sapi

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi sapi di peternakan. (Foto: Ist.)

“Penyelidikan terus dilakukan dan segala upaya dilakukan untuk menemukan pelakunya,” kata Tandekar.

Pemerintah Negara Bagian Chhattisgarh memiliki program membeli kotoran sapi dari para peternak sapi perah dengan harga 200 rupee (sekitar Rp39.000) per 100 kilogram. Tujuan program itu adalah untuk memproduksi vermikompos.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak negara bagian di India yang mendorong para petani menjual kotoran sapi mereka untuk mendukung pertanian organik.

Namun, tak sedikit pula permintaan limbah ternak tersebut digunakan untuk tujuan keagamaan. Seperti diketahui, dalam tradisi Hindu (agama mayoritas di India), sapi dianggap sebagai hewan suci. Kotoran dan air kencing binatang itu pun bahkan dianggap “obat” oleh sebagian kalangan masyarakat di negeri anak benua tersebut.

Yang lebih gila lagi, pemerintah di negara itu juga ingin mendorong produksi pasta gigi dan sampo dari urine dan kotoran sapi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Menyamar Jadi Polisi, 3 Pria Perkosa Mahasiswi Picu Demonstrasi

5 hari lalu

Resmi Dilantik, Sherly Tjoanda Pimpin DPD HKTI Maluku Utara Periode 2026-2031

9 hari lalu

Pendidikan Vokasi Pertanian Dituntut Adaptif, PEPI Siapkan SDM Kuasai Teknologi

10 hari lalu

Kementan Targetkan Produksi Susu Nasional Naik Mulai 2027, Kejar Swasembada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal