Kazakhstan Bakal Kembalikan Lagi Nama Ibu Kota ke Astana, Ada Apa?

Ahmad Islamy Jamil
Ibu Kota Kazakhstan, Nur-sultan, bakal kembali ke nama lamanya, Astana (ilustrasi). (Foto: Ist.)

Perpecahan antara Nazarbayev dan Tokayev semakin mencuat sejak Kazakhstan dilanda kerusuhan pada Januari lalu. Pascakerusuhan itu, Nazarbayev dicopot dari gelarnya sebagai “Elbasy” atau “Pemimpin Bangsa”—peran yang memberinya pengaruh atas pembuatan kebijakan terlepas dari posisi formalnya.

Beberapa anggota lingkaran dekat Nazarbayev dicopot dari posisi tinggi. Salah satu keponakan sang mantan presiden juga ditangkap karena kasus penggelapan.

Tokayev juga secara terbuka mengkritik Nazarbayev setelah kerusuhan Januari lalu. Dia mengatakan, pemerintahan Nazarbayev telah menciptakan “lapisan orang-orang kaya”, meskipun dia juga terus memuji pendahulunya itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Megapolitan
5 hari lalu

Pelaku Pembakaran Kios di Kalibata Buntut Matel Tewas Dikeroyok Ditangkap!

Nasional
13 hari lalu

Khozinudin Bongkar Akar Masalah Bencana Sumatra, Singgung Kebijakan Politik

Megapolitan
23 hari lalu

Bagaimana Nasib Pedagang yang Lapaknya Dibakar saat Kerusuhan di Kalibata? Ini Kata Pramono

Megapolitan
23 hari lalu

Fantastis! Kerugian akibat Kerusuhan Buntut 2 Matel Tewas di Kalibata Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal