Kazakhstan Cabut Taliban dari Daftar Organisasi Teroris, Rusia Sambut Positif

Anton Suhartono
Para pemimpin Taliban menduduki pusat pemerintahan Afghanistan di Kabul pada 2021. (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Kazakhstan mencabut Taliban Afghanistan dari daftar organisasi teroris. Taliban memegang kendali pemerintahan Afghanistan sejak Agustus 2021 setelah Amerika Serikat (AS) menarik seluruh pasukannya. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Kazakhstan Aybek Smadiyarov mengatakan, salah satu perimbangannya adalah Dewan Keamanan PBB tak memasukkan Taliban dalam daftar teroris. 

"Kazakhstan secara rutin melakukan audit daftar nasional organisasi teroris yang terlarang di republik untuk memperbaruinya. Sebagai bagian dari proses ini, telah diputuskan untuk mengeluarkan gerakan Taliban dari daftar sejalan dengan praktik PBB," kata Aybek, dikutip dari Anadolu, Senin (1/1/2024). 

Selanjutnya, lanjut dia, hubungan Kazakhstan dengan Pemerintah Afghanistan akan dibangun berdasarkan sikap PBB serta resolusi yang dihasilkan Dewan Keamanan dan Majelis Umum. 

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia menyambut keputusan Kazakhstan tersebut. Disebutkan pencabutan Taliban dari daftar organisasi teroris akan berdampak positif dalam mengembangkan dialog antara kedua negara, menumbuhkan rasa saling kepercayaan, meningkatkan upaya bersama dalam menjaga keamanan di kawasan, serta memerangi terorisme dan kejahatan obat-obatan. 

"Langkah itu akan berkontribusi agar Afghanistan keluar dari isolasi dan berintegrasi dengan politik global serta proses ekonomi," bunyi pernyataan Kemlu Rusia. 

Selain itu, Afghanistan punya peluang untuk mendapat bantuan kemanusiaan lebih besar bagi rakyatnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
24 jam lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
1 hari lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Nasional
3 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Internasional
5 hari lalu

Rusia Sebut Perang Lawan Ukraina dan Negara Barat soal Eksistensi: Eropa Ingin Kami Hancur

Internasional
5 hari lalu

Lantang! Rusia Sebut Sedang Berperang Lawan Puluhan Negara Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal