Untuk itu, KBRI Ankara akan terus berkoordinasi dengan otoritas lokal, Satgas Pelindungan WNI serta masyarakat Indonesia di wilayah terdampak. KBRI Ankara menyebutkan bahwa terdapat sekitar 6.500 WNI yang terdata tinggal di seluruh Turki. Dari jumlah tersebut, terdapat sekitar 500 orang tinggal di area gempa dan sekitarnya.
Sebagian besar WNI berstatus pelajar dan mahasiswa dan sebagian lainnya adalah WNI yang menikah dengan warga setempat serta pekerja di organisasi internasional. Sementara itu, KBRI Ankara juga menyampaikan nomor hotline +90 532 135 22 98 untuk para WNI di Turki yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut.
Data terakhir menunjukkan, korban tewas akibat gempa bumi 7,4 di Turki telah meningkat menjadi 284 jiwa. Sementara itu 2.383 orang lainnya terluka. Sementara di Suriah, korban tewas akibat bencana yang sama juga meningkat menjadi 237 jiwa. Sebanyak 639 pun terluka karena gempa di negeri yang sedang dilanda konflik itu.