Keamanan Terancam, Duta Besar Prancis untuk Niger Akhirnya Dievakuasi 

Muhammad Fida Ul Haq
Prancis mengevakuasi Dubes Sylvain Itte karena alasan keamanan (Foto: Reuters)

"Duta Besar Sylvain Itte hidup dari makanan darurat," kata Macron, seperti dikutip dari DW, Selasa (19/9/2023).

Tak lama setelah menggulingkan Presiden Mohamed Bazoum pada 26 Juli, junta militer sudah memerintahkan duta besar Prancis untuk pergi.

Pada akhir Agustus, para pemimpin kudeta mengeluarkan ultimatum 48 jam agar Itte pergi, tetapi Prancis kembali mengatakan bahwa mereka tidak akan mematuhi perintah tersebut.

Uni Eropa telah mendukung penolakan Prancis untuk membawa pulang Itte dan menyebut tuntutan parajunta militer sebagai provokasi.

Niger merupakan salah satu sekutu terdekat Prancis dan Barat di wilayah itu setelah serangkaian kudeta militer dalam beberapa tahun terakhir di negara-negara tetangga seperti Mali, Burkina Faso, dan Guinea. Sebulan setelah kudeta, situasi Niger sangat memprihatinkan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
12 hari lalu

Bus Bawa Tentara Adu Banteng, 22 Orang Tewas

15 hari lalu

Kedubes Palestina Gelar Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta, Pramono Beri Dukungan Penuh

16 hari lalu

Menko Polkam Pastikan Situasi Dalam Negeri Aman Terkendali

20 hari lalu

Pengiriman Hewan Peliharaan via KAI Logistik Tembus 90.321 Ekor, Naik 21 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal