Badan penanggulangan bencana Senapred menyatakan, hampir 20.000 orang dievakuasi dan setidaknya 250 rumah hancur.
Pihak berwenang menyatakan kebakaran semakin meluas dipicu angin kencang dan suhu panas yang membantu penyebaran api. Kondisi tersebut mempersulit petugas pemadam dalam mengendalikan kebakaran.
Sebagian besar wilayah Cile berada di bawah peringatan panas ekstrem dengan suhu diperkirakan mencapai 38 derajat Celcius, termasuk di Santiago hingga Bio Bio.