Kebakaran Pabrik Sepatu China Tewaskan 28 Pekerja, Presiden Xi Jinping Murka

Anton Suhartono
Kebakaran hebat pabrik sepatu di China menewaskan sedikitnya 28 pekerja (Foto: Xinhua via AP)

Pabrik sepatu Huiteng berlokasi di Jinjiang, kota yang dikenal sebagai sentra produksi sepatu olahraga untuk ekspor. Saat insiden berlangsung, sebanyak 239 orang berada di dalam fasilitas tersebut.

Sebanyak 213 pekerja berhasil dievakuasi dari lokasi. Namun, dua korban meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara 26 korban lain yang sebelumnya dinyatakan hilang, ditemukan dalam kondisi meninggal tak bernyawa di dalam bangunan. Dengan demikian, total korban tewas mencapai 28 orang.

Api melalap bangunan pabrik pada Kamis siang, menyebabkan ratusan pekerja terjebak di dalam gedung selama berjam-jam sebelum proses evakuasi berhasil dilakukan.

Untuk menangani kebakaran, dinas pemadam kebakaran setempat mengerahkan 183 personel beserta 35 unit kendaraan pemadam ke lokasi.

Rekaman yang disiarkan televisi pemerintah CCTV memperlihatkan petugas pemadam menyemprotkan air ke gedung bertingkat yang hangus terbakar. Asap hitam pekat tampak terus membubung dari jendela-jendela yang pecah akibat kobaran api.

Jinjiang dikenal sebagai "ibu kota sepatu" China karena menghasilkan sekitar 20 persen produksi sepatu olahraga dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Kebakaran Pabrik Sepatu, Puluhan Pekerja Tewas

57 tahun lalu

Produk Plastik Murah China Banjiri Indonesia, Industri Mulai Kurangi Jam Operasional

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Horor! 900 Ular Lepas dari Peternakan akibat Banjir di China, Gigit Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal