Kebakaran PLTN Ukraina Berhasil Dipadamkan, Presiden Zelensky Sebut Dibom Tank Rusia

Anton Suhartono
PLTN Zaporizhzhia terbakar akibat gempuran pasukan Rusia (Foto: YouTube via Reuters)

LVIV, iNews.id - Kebakaran di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, Ukraina, Jumat (4/3/2022), akibat serangan pasukan Rusia, berhasil dipadamkan. Kebakaran yang terjadi di gedung training itu dipastikan tak berdampak pada fasilitas nuklir.

Tayangan video yang dirilis Reuters menunjukkan, asap membubung di dekat gedung lima lantai kompleks fasilitas nuklir. Rekaman yang diambil pada Jumat dini hari itu menunjukkan serentetan tembakan diarahkan ke bangunan hingga terbakar. Setelah itu terjadi ledakan, memicu bola api menerangi langit di samping lapangan parkir mobil yang menyebabkan kepulan asap ke seluruh kompleks.

Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Jennifer Granholm mengatakan, tidak ada indikasi peningkatan radiasi pada PLTN terbesar Eropa tersebut. Pembangkit tersebut memasok lebih dari seperlima kebutuhan listrik Ukraina.

Presiden Volodymyr Zelensky mengungkapkan kemarahannya atas insiden PLTN Zaporizhzhia. Dia mendesak negara-negara Eropa untuk berbuat lebih guna menekan Rusia.

"Warga Eropa, tolong bangun! Beritahu politisi Anda, pasukan Rusia menembaki pembangkit listrik tenaga nuklir di Ukraina," kata Zelensky, dalam pesan di video.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Kebakaran Hebat di Bar Chatuchak Bangkok

3 hari lalu

Kebakaran Rumah dan Ruko di Pulogadung Tewaskan 3 Orang, Diduga akibat Korsleting

3 hari lalu

Kebakaran Hebat Pub di Thailand, 27 Orang Tewas

4 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal