"Apakah ada yang masih membantah hubungan antara imigrasi Muslim dan kekerasan?" demikian salah satu cuitannya.
"Penyebab pertumpahan darah sesungguhnya di jalanan Selandia Baru hari ini adalah program imigrasi yang memungkinkan kaum Muslim fanatik untuk bermigrasi ke Selandia Baru," tulisnya.
"Penembakan hari ini di Christchurch menyoroti ketakutan yang berkembang dalam komunitas kita baik di Australia maupun Selandia baru atas meningkatnya keberadaan Muslim," tulisnya dalam cuitan lain.
Sebuah petisi mengenai seruan pencopotan Anning dari parlemen juga dibuat di situs change.org.
Hingga saat ini, hampir satu juta orang menandatangani petisi berjudul 'Remove Fraser Anning from parliament' itu.
Sebanyak 50 orang tewas dalam insiden penembakan di dua masjid di Christchurh, Selandia Baru. Satu di antara korban tewas merupakan seorang warga negara Indonesia.