Ilustrasi seorang guru SMA di India menganiaya siswanya hingga tewas karena salah mengeja satu kata saat ujian (Foto: Reuters)
Anton Suhartono

LUCKNOW, iNews.id - Seorang guru SMA di India tega menyaniaya siswanya hingga tewas hanya gara-gara korban salah mengeja. Kasus ini menyita perhatian publik India, apalagi korban, Nikhil Dohre, berasal dari kasta terendah, Dalit. Kepolisian masih memburu guru tersebut. 

Menurut ayah korban kepada polisi, putranya dipukul menggunakan tongkat kemudian ditendang oleh pelaku sampai jatuh pada awal September. Penyebabnya, Dohre salah mengeja kata 'social' saat ujian.

Remaja 15 tahun itu meninggal pada Senin (26/9/2022) atau setelah dirawat lama di sebuah rumah sakit Negara Bagian Uttar Pradesh.

Ratusan orang berdemonstrasi pada Senin setelah kabar kematian Dohre menyebar di Distrik Auraiya, tempa sekolah berada. Massa mendesak polisi menangkap guru sesegera mungkin sebelum jasad korban dikremasi.

"Dia buron, tapi kami akan segera menangkapnya," kata seorang pejabat kepolisian setempat, Mahendra Pratap Singh, dikutip dari AFP, Rabu (28/9/2022).

Sementara itu sebagai bentuk kemarahan, massa membakar kendaraan polisi. Petugas pun menangkap belasan demonstran.

"Kami menggunakan kekuatan untuk meredam massa dan situasi segera terkendali," kata pejabat kepolisian lainnya, Charu Nigam.



Editor : Anton Suhartono

BERITA TERKAIT